Seiring berkembangnya zaman, teknologi juga semakin berkembang. Salah satunya munculnya teknologi AIoT. Bagi Anda yang belum tahu, AIoT adalah singkatan dari Artificial Intelligence Internet of Things. Sesuai namanya, teknologi ini menggabungkan AI dengan perangkat IoT untuk memberikan pengalaman terbaik bagi para penggunanya.

Sederhananya, AIoT bisa di definisikan ketika kecerdasan buatan (AI) dilebur dengan teknologi Internet of Things (IoT). Ketika digabungkan, dampak kedua teknologi tersebut akan sangat dahsyat.

Meskipun tergolong baru, beberapa perusahaan sudah mulai mengaplikasikan AIoT. Perusahaan mana saja yang sudah mengaplikasikan AIoT dan bagaimana cara mereka mengaplikasikannya? Berikut ini adalah dua nama perusahaan yang sudah mulai mengaplikasikan AIoT.

  1. eFishery
Image source: www.tiktak.id

Menjadi perusahaan Aquaculture Intelligence pertama di Indonesia yang didirikan sejak tahun 2013, eFishery nyatanya memang memiliki beberapa produk yang sudah terbukti membantu para pembudidaya melalui teknologi AIoT yang disuguhkan.

Produk utama yang diperkenalkan yaitu eFisheeryFeeder, sebuah alat yang bisa membantu para pembudidaya dalam mengelola budidaya pangan perairan berupa berbagai jenis satwa air. Dengan alat tersebut, pembudidaya bisa dengan mudah memantau pemeliharan layaknya pemberian pakan yang dilakukan dengan mudah dan secara otomatis, hanya melalui sistem yang terpasang di perangkat ponsel berkat adanya penerapan teknologi AIoT.

  1. Qlue
Image source: gizmologi.id

Perusahaan yang juga berstatus startup ini sejatinya menjadi provider dalam penyelenggaraan Smart City dengan memanfaatkan platform yang terdiri dari produk teknologi yang memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dan Internet of Things (IoT)–AIoT.

Salah satu penerapan dan cara kerja dari produk yang dimiliki oleh perusahaan ini yaitu sebagai pihak yang menjembatani permasalahan atau kendala yang ditemui masyarakat di Ibu Kota secara real-time, kemudian melaporkan masalah terkait kepada pihak yang bersangkutan untuk langsung ditindaklanjuti.

Selanjutnya, masalah yang dilaporkan oleh setiap masyarakat nantinya akan dipublikasi pada platform yang sama sehingga informasi bisa tersebar ke masyarakat lain yang ikut memantau kondisi terbaru di Ibu Kota melalui aplikasi tersebut.

Cara kerja dan penerapan layanan yang dimiliki oleh Qlue melalui layanan pengaduan nyatanya sangat bermanfaat, karena berbagai bentuk pengaduan kondisi Ibu Kota yang hadir biasanya dapat dipantau oleh masyarakat lain.

Misalnya, informasi mengenai kemacetan yang belum ditindaklanjuti agar bisa dihindari, atau informasi mengenai adanya kerusakanan sarana dan prasarana umum yang keberadaannya dimanfaatkan oleh banyak orang, dan berbagai informasi lainnya.

Kalau sudah ada perusahaan di Indonesia yang mengaplikasikan AIoT, itu artinya AIot cukup menarik ya.

Nah, buat Anda yang tertarik untuk mengnal dan mempelajari AIoT lebih dalam tidak ada salahnya untuk mengikuti pelatihan IT atau training IT bersama SUHU yang sudah ber[engalaman mengadakan pelatihan IT. Ikuti dan stay update di media sosial instagram SUHU @katasuhukita untuk update informasinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.