Semakin hari, perusahaan rintisan atau yang sering disebut dengan perusahaan start up semakin banyak bermunculan. Perusahaan-perusahaan start up ini muncul di berbagai bidang mulai dari logistik, transportasi. E-commerce, akomodasi, dompet digital, kesehatan, sampai pendidikan. Kebanyakan start up ini muncul karena mereka meliat ada permasalahan di sekitar mereka, lalu menawarkan solusi lewat produk yang dikembangkan oleh perusahaan start up tersebut.

Perusahaan-perusahaan start up biasanya membuat aplikasi sebagai medium untuk produknya. Peran UI/UX sangatlah besar dalam membuat konsumen nyaman untuk menggunakan aplikasi-aplikasi dari perusahaan-perusahaan start up tersebut. Berikut ini adalah daftar perusahaan-perusahaan start up dengan UI/UX terbaik di Indonesia:

  1. Tokopedia

User Interface (UI)

a. Konsep Desain maskot

Tokopedia menginginkan sesuatu yang menyenangkan penggunanya dengan sesuatu yang lebih bermakna. Dengan demikian Tokopedia menghadirkan konsep desain maskot dengan beberapa serangkaian karakter. Dalam membuat karakternya, Tokopedia tidak hanya ingin membuat karakter yang hanya terlihat bagus dan lucu, tapi Tokopedia ingin membuat karakter yang menarik perhatian dan menjadikannya bermanfaat.

b. Minimalist Interface

Tokopedia menggunakan desain yang minimalis. Hal tersebut menjadikan tampilannya menjadi sangat mudah dipahami meskipun digunakan oleh orang baru sekalipun. Selain itu kebutuhan pengguna pun jadi lebih cepat terpenuhi.

User Experience (UX)

a. Fitur App Shortcut

Tokopedia telah menghadirkan fitur terbaru bernama App Shortcut. Fitur ini memudahkan user dalam mengakses layanan yang ada di dalam aplikasi Tokopedia. App shortcut akan lebih meminimalisir tap. Contohnya jika user ingin mencari suatu barang. User tidak perlu men-tap beberapa kali untuk masuk ke dalam menu tersebut. Tentunya hal ini akan meningkatkan pengalaman pengguna dalam menggunakan Tokopedia.

b. Menggunakan konsep User Centered Design

User centered design merupakan proses desain yang berfokus pada kebutuhan pengguna. Tokopedia terus mengembangkan pelayanan aplikasinya untuk memudahkan pengguna dalam menggunakan aplikasi Tokopedia. Pengembangan pelayanan tersebut didesain sesuai kebutuhan user. Desain dirancang berdasarkan perilaku pengguna dalam menggunakan produk sehingga produk yang dikembangkan tidak memaksa pengguna untuk mengubah perilakunya ketika menggunakan produk tersebut.

c. Nyaman Digunakan

Tokopedia masih menjadi yang paling ringan diantara marketplace lainnya. Hal itu juga didukung oleh fitur pencarian yang cepat dan relative mudah. Hal ini tentunya akan meningkatkan kenyamanan pengguna dalam menggunakan produk.

  1. Gojek

User Interface (UI)

a. Desain ilustrasi dengan tema nuansa lokal.

Gojek menggunakan tema ilustrasi yang kental akan nuansa lokal yang dipadukan dengan gaya desain yang informal. Berkat hal tersebut Gojek mampu membuat para penggunanya merasa lebih dekat dan terhubung dengan layanan yang ditawarkan dalam aplikasi. Gojek berusaha untuk mengangkat cerita para penggunanya dalam kehidupan sehari-hari, sebab Gojek ingin agar desain tersebut dapat meninggalkan kesan di hati para penggunanya. Berikut adalah contoh desain ilustrasi dalam aplikasi Gojek:

b. Penggunaan Ikon

Gojek menggunakan desain ikon yang sederhana dan universal, sehingga hal tersebut dapat membuat pengguna lebih mudah mengenali fitur-fitur dari Gojek. Pengguna jadi lebih cepat untuk mengakses dan menyelesaikan kebutuhannya. Dengan begitu, kepuasan pengguna dalam menggunakan Gojek akan meningkat.

c. Konsistensi Desain

Gojek selalu menggunakan desain yang konsisten dalam semua menu ataupun fiturnya. Desain yang konsisten membuat pengguna menjadi lebih familiar dengan setiap menu atau fitur. Sehingga akhirnya pengguna pun dapat memenuhi kebutuhannya dengan lebih mudah dan cepat.

User Experience (UX)

a. Banyak fitur bermanfaat

Gojek sangat mengutamakan kemudahan penggunanya. Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya fitur-fitur bermanfaat yang ditawarkan oleh Gojek. Fitur-fitur tersebut antara lain seperti GoRide, GoCar, GoFood, GoShop, dan masih banyak lainnya. Dengan adanya fitur-fitur tersebut pengguna sangat terbantu dalam memenuhi kebutuhan mereka sehingga kepuasan pengguna juga akan meningkat.

b. Alur penggunaan mudah

Gojek menggunakan alur yang mudah digunakan secara natural dalam setiap fiturnya. Pengguna dapat dengan cepat memahami dan menggunakan setiap fiturnya tanpa usaha yang berlebih. Hal tersebut akan meningkatkan kenyamanan pengguna ketika menggunakan aplikasi Gojek.

  1. OVO

User Interface (UI)

a. Sederhana dan Jelas

Tampilan dalam aplikasi OVO sangatlah sederhana dan jelas. Kejelasan adalah elemen terpenting dalam membangun desain interface yang user-friendly. Pengguna dapat mengetahui apa yang harus mereka lakukan. Hal tersebut didukung dengan CTA (Call to action) yang jelas, informatif, dan mudah ditemukan pengguna.

b. Atraktif

OVO menggunakan tampilan yang cukup atraktif dengan menggunakan gambar dan warna-warna yang cerah dan menarik. Menarik dalam arti bahwa membuat UI itu menyenangkan di mata user. Ketika UI tampak menyenangkan untuk digunakan, pengguna tidak akan segan-segan untuk terus menggunakannya.

User Experience (UX)

a. Efisien

Alur penggunaan dalam aplikasi OVO sangatlah efisien. Pengguna dapat mencapai tujuan mereka tanpa melalui banyak masalah dan tanpa melalui banyak tahap yang berlebihan. Tentunya hal ini akan memudahkan user untuk mencapai tujuan mereka dengan cepat. Salah satu contohnya adalah dalam alur top up, OVO menyediakan fitur one klik yang sangat memudahkan penggunanya.

Menarik ya, ternyata peran UI/UX sangat besar. Kalau kamu ingin mempelajari tentang UI/UX, kamu bisa mengkuti pelatihan IT bersama SUHU. Di pelatihan tersebut kamu bisa mempelajari sekaligus mengasah skill IT kamu. Cek informasinya dengan stay tuned di akun instagram SUHU www.instagram.com/katasuhukita dan Suhu Academy www.instagram.com/suhuacademy

Leave a Reply

Your email address will not be published.